- 5 -
13. CENDANA ( Santalum album Linn )
Bagian yang digunakan : Kayu, kulit dan minyaknya.
Khasiat : Sifat - berbau harum, anti radang, anti disentri, emenagogum.
Cara Pengobatan :
- Gonore Virulenta: Kayu digiling dan ditambah air atau olesi dengan minyak cendana dan tempelkan
ketempat yang sakit.
- Emenagogum (Pembersih haid): Kulit ditambah air, digiling, disaring dan minum airnya.
14. CAKAR AYAM (Selaginella doederleinihieron).
Bagian yang digunakan : Seluruh tanaman baik yang kering maupun yang segar.
Khasiat : Tumbuhan ini bersifat anti piretik (penurun panas), anti toxic, anti kanker (anti neoplastik), he-
mostatik (menghentikan pendarahan), anti bengkak, pembersih darah. Dalam farmakologi Ci-
na disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sifat hangat.
Cara Pengobatan : Satu genggam cakar ayam dicuci bersih lalu digiling halus. Tempelkan di bagian
sendi yang sakit, lalu dibalut. Ganti setian 2-3 hari sekali.
15. DAUN SENDOK (Plantago major L)
Bagian yang digunakan : Seluruh bagian tanaman.
Khasiat : Anti inflamasi, diuretik, antipiretik, ekspektoran.
Cara Pengobatan :
- Bisul : 3 tanaman daun sendok, air 2 gelas direbut sampai diperoleh 1 gelas. Disaring, diminum sehari
1 kali 1 gelas.
- Kudis : Daun sendok segar 7 lembar, daun sambiloto segar 7 lembar, air 2 gelas. Direbus
hingga diperoleh 1 gelas, disaring. Diminum sehari 2 kali 1 gelas.
- Batu ginjal : Herba daun sendok segar 7 gr, akar alang2 7 gr, daun keji beling segar 2 gr, herba ku-
cing segar 6 gr, herba meniran segar 2 gr, air 130 ml. Dibuat infus atau dipipis. Diminum
1 kali sehari 100 ml. apabila dipipis, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Dilang selama 14
hari.
- Hepatitis dan Radang usus : Herba daun sendok segar 1 genggam,rimpang temu lawak segar 7 ke-
ping, air secukupnya. Rimpang temu lawak segar disangrai, kemudian dipipis bersama herba daun sendok . Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 7 hari sampai 14 hari.
- Rematik : Herba daun sendok segar secukupnya, air secukupnya. Dipipis hingg berbentuk
pasta. Dioleskan pada bagian yang sakit. Diperbarui setiap 3 jam sekali.
- Wasir : Herba daun sendok segar 1 genggam, Dau wungu segar 7 helai, air 100 ml. Dibuat infus
atau diseduh. Diminum 1 kali sehari 100 ml, diulang selama 14 hari.
16. DELIMA PUTIH (Punica granatum)
...........................................................................................................................................................
Kamis, 13 September 2012
Selasa, 11 September 2012
- 4 -
10. BELIMBING WULUH ( Averrhoa bilimbi L )
Bagian yang digunakan : Bunga, Buah, Daun.
Khasiat : Antipiretik, Ekspektoran..
Cara Pengobatan :
Batuk ; Sakit tenggorokan; Sariawan.
Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam, Buah adas manis secukupnya, air 1/4 cangkir, gula batu secu-
kupnya. Dipipis, diminum sehari 2 kali pagi dan sore, tiap kali minum 1 sampai 2 sendok makan.
11. CERME ( Phylianthus acidus)
Bagian yang digunakan : Daun dan akar.
Khasiat : Daunya untuk urus2 dan obat mual, akarnya untuk asma. Daun muda untuk sariawan.
Sifatnya - anti inflamasi, anti radang, mencegah muntah.
Cara Pengobatan :
Urus-urus : Daun sebanyak sekitar 3 gr, dicuci, dikeringkan, ditumbuk halus dan diseduh dengan 1/2
gelas air matang, didingikan dan diminum semuanya.
12. CIPLUKAN ( Phisallis peruvianna )
Bagian yang digunakan : Daun, Buah dan Akar.
Khasiat : Tumbuhan ini bersifat analgetik, poeluruh air seni, menetralkan racun (detoxsifies), mereda-
kan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam termakologi Cina disebutkan tumbuhan
ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.
Cara Pengobatan :
Influensa , sakit tenggorokan, Batuk reja (pertusis) dan Broncitis :
Tanamannya 9 - 15 gr, direbus air secukupnya dan diminum airnya.
13. CENDANA ( Santalumalbum linn )
.............................................................................................................................................................
10. BELIMBING WULUH ( Averrhoa bilimbi L )
Bagian yang digunakan : Bunga, Buah, Daun.
Khasiat : Antipiretik, Ekspektoran..
Cara Pengobatan :
Batuk ; Sakit tenggorokan; Sariawan.
Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam, Buah adas manis secukupnya, air 1/4 cangkir, gula batu secu-
kupnya. Dipipis, diminum sehari 2 kali pagi dan sore, tiap kali minum 1 sampai 2 sendok makan.
11. CERME ( Phylianthus acidus)
Bagian yang digunakan : Daun dan akar.
Khasiat : Daunya untuk urus2 dan obat mual, akarnya untuk asma. Daun muda untuk sariawan.
Sifatnya - anti inflamasi, anti radang, mencegah muntah.
Cara Pengobatan :
Urus-urus : Daun sebanyak sekitar 3 gr, dicuci, dikeringkan, ditumbuk halus dan diseduh dengan 1/2
gelas air matang, didingikan dan diminum semuanya.
12. CIPLUKAN ( Phisallis peruvianna )
Bagian yang digunakan : Daun, Buah dan Akar.
Khasiat : Tumbuhan ini bersifat analgetik, poeluruh air seni, menetralkan racun (detoxsifies), mereda-
kan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam termakologi Cina disebutkan tumbuhan
ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.
Cara Pengobatan :
Influensa , sakit tenggorokan, Batuk reja (pertusis) dan Broncitis :
Tanamannya 9 - 15 gr, direbus air secukupnya dan diminum airnya.
13. CENDANA ( Santalumalbum linn )
.............................................................................................................................................................
- 3 -
7. BLUNTAS ( Pluchea indica L )
Bagian yang dugunakan : Daunnya.
Khasiat : Diafiretik ; Analgesik; Stomatik.
Cara Pengobatan :
Malaria : Daun beluntas segar 30 helai, daun sirih segar 7 helkai, daun sembung segar 9 helai, daun asam
muda segar 2 genggam, air 20 liter. Dibuat infus, diuapkan ke tempat tidur yang digunakan
ukub.
Nyeri persendian/nyeri pinggang : Akar beluntas segar 5 gr, rimpang kencur segar 7 gr, rimpang temu
lawak segar 6 gr, rimpang kunyit segar 6 gr, air 120 ml. Dipipis, diminum sehari 1 kali 100ml.
8. BUNGA PUKUL EMPAT ( Mirabilis jalapa L )
Khasiat : Anti inflamasi; Diuretik.
Bagian yang digunakan : Akar.
Cara Pengobatan :
Radang amandel, radang prostat : Akar bungan pukul empat segar 10 gr, air secukupnya. Dibuat infus
atau dipipis. Dikompreskan pada bagian yang sakit.
9. BUNGA PAGODA ( Clerodendrum japonicum )
Bagian yang digunakan : Akar, daun.
Khasiat : Antiradang; Diuretik; sedatif; hemostatis.
Cara Pengobatan :
Bisul dan koreng : Daun bunga pagoda 7 lembar, madu 25 ml, air 110 ml. Direbus sampai mendidih selama 15 menit. Diminum pagi dan sore.
Wasir berdarah : Akar bunga pagosa 25 gr, air 110 ml. Direbus hingga mendidih. Dimium 2 kali sehari.
10. BELIMBING WULUH ( Averrhoa bilimbi L ).
..........................................................................................................................................................
7. BLUNTAS ( Pluchea indica L )
Bagian yang dugunakan : Daunnya.
Khasiat : Diafiretik ; Analgesik; Stomatik.
Cara Pengobatan :
Malaria : Daun beluntas segar 30 helai, daun sirih segar 7 helkai, daun sembung segar 9 helai, daun asam
muda segar 2 genggam, air 20 liter. Dibuat infus, diuapkan ke tempat tidur yang digunakan
ukub.
Nyeri persendian/nyeri pinggang : Akar beluntas segar 5 gr, rimpang kencur segar 7 gr, rimpang temu
lawak segar 6 gr, rimpang kunyit segar 6 gr, air 120 ml. Dipipis, diminum sehari 1 kali 100ml.
8. BUNGA PUKUL EMPAT ( Mirabilis jalapa L )
Khasiat : Anti inflamasi; Diuretik.
Bagian yang digunakan : Akar.
Cara Pengobatan :
Radang amandel, radang prostat : Akar bungan pukul empat segar 10 gr, air secukupnya. Dibuat infus
atau dipipis. Dikompreskan pada bagian yang sakit.
9. BUNGA PAGODA ( Clerodendrum japonicum )
Bagian yang digunakan : Akar, daun.
Khasiat : Antiradang; Diuretik; sedatif; hemostatis.
Cara Pengobatan :
Bisul dan koreng : Daun bunga pagoda 7 lembar, madu 25 ml, air 110 ml. Direbus sampai mendidih selama 15 menit. Diminum pagi dan sore.
Wasir berdarah : Akar bunga pagosa 25 gr, air 110 ml. Direbus hingga mendidih. Dimium 2 kali sehari.
10. BELIMBING WULUH ( Averrhoa bilimbi L ).
..........................................................................................................................................................
Senin, 10 September 2012
- 2 -
2. ALANG-ALANG ( Imperata cylindrica )
Khasiat : Menulurkan air seni, pereda rasa nyeri dan menurunkan darah tinggi.
Bagian yang digunakan untuk obat : Akar atau rimpang.
Cara Pengobatan : 20-30 akar kering direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin
disaring, diminum 3 kali sehari masing2 setengah gelas.
3. ANDONG ( Cordyline fruticosa L)A.Cheval.
Khasiat : Hermostatik, Antibengkak.
Cara Pengobatan :
Batuk darah dan Haid terlalu banyak : Daun andong segar 5 helai, air secukupnya, diseduh atau dipi-
pis. Dimium 1 kali sehari 100 ml. Untuk pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.
4. ALPOKAT ( Persea gratissima Gaerin )
Bagian yang digunakan : Daunnya.
Khasiat : Diuretik ; Anti bakteri.
Cara Pengobatan :
Batu ginjal : Daun alpokat segar 7 helai, air 110 ml. Diseduh, diminum sehari 2 kali pagi dan sore, tiap
kali minum 100 ml.
5. BAYAM DURI ( Amaranthaceae ).
Khasiat : Menghilangkan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun (anti toksin)
menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah.
Cara Pengobatan :
Disentri : Akar bayam duri segar dicuci bersih, ditambah 15 gr gula enau dan air secukupnya lalu direbus hingga sisa 1 gelas, diminum sebelum makan.
7. BLUNTAS ( Pluchea Indika L ). .......................................................................................................
2. ALANG-ALANG ( Imperata cylindrica )
Khasiat : Menulurkan air seni, pereda rasa nyeri dan menurunkan darah tinggi.
Bagian yang digunakan untuk obat : Akar atau rimpang.
Cara Pengobatan : 20-30 akar kering direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin
disaring, diminum 3 kali sehari masing2 setengah gelas.
3. ANDONG ( Cordyline fruticosa L)A.Cheval.
Khasiat : Hermostatik, Antibengkak.
Cara Pengobatan :
Batuk darah dan Haid terlalu banyak : Daun andong segar 5 helai, air secukupnya, diseduh atau dipi-
pis. Dimium 1 kali sehari 100 ml. Untuk pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.
4. ALPOKAT ( Persea gratissima Gaerin )
Bagian yang digunakan : Daunnya.
Khasiat : Diuretik ; Anti bakteri.
Cara Pengobatan :
Batu ginjal : Daun alpokat segar 7 helai, air 110 ml. Diseduh, diminum sehari 2 kali pagi dan sore, tiap
kali minum 100 ml.
5. BAYAM DURI ( Amaranthaceae ).
Khasiat : Menghilangkan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun (anti toksin)
menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah.
Cara Pengobatan :
Disentri : Akar bayam duri segar dicuci bersih, ditambah 15 gr gula enau dan air secukupnya lalu direbus hingga sisa 1 gelas, diminum sebelum makan.
7. BLUNTAS ( Pluchea Indika L ). .......................................................................................................
Minggu, 09 September 2012
HERBAL dan PIJAT REFLEKSI.
- 1 -
KATA PENGANTAR,
Jamu atau ramuan tradisionil masih diyakini dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit, terutama bagi orang2 yang tinggal di pedesaan. Sebab alam pedesaan masih memungkinkan terdapat banyak sekali tanaman yang berkhasiat sebagai obat/jamu.
Pada dewasa ini, karena besarnya perhatian masyarakat pada pengobatan tradisionil, maka mereka yang hidup di kota2 besarpun kini mulai membudi dayakan tanaman obat di halaman/pekarangan mereka.
Namun demikian para pemakai obat tradisional diharapkan sabar dalam melakukan terapi, baik disaat memilih ramuan segar maupun yang dalam keadaan kering. Jangka penyembuhan obat tradisional ada yang cepat ada pula yang lambat namun pasti dan tidak merusak/tidak berefek samping secara drastis.
Selain ramuan tradisional, pijat urat yang bersumber dari Pijat Refleksi juga makin digemari masyarakat. Banyak orang yang mempraktekkannya karena memang terbukti kemanjurannya. Lagi pula dengan pijat urat seseorang dapat memijat dirinya sendiri.
------------------------
A. KHASIAT HERBAL / TANAMAN OBAT.
1. A D A S ( Foeniculum vulgare Mill ).
Khasiat : Menghilangkan dingin, pereda rasa nyeri sendi, menurunkan kadar asam urat tinggi. Menahan
rasa mulas, pelega perut, menambah rasa alami, mengatasi batuk dan sariawan mulut.
Bagian yang digunakan untuk obat : Buahnya yang sudah masak.
Cara Pengobatan : 3-9 gram buah adas kering direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, atau
digiling halus, disedu dengan secangkir air panas lalu diminum hangat-hangat 1-2 kali
sehari.
2. ALANG-ALANG ( Imperata cylindrica )
Khasiat :
KATA PENGANTAR,
Jamu atau ramuan tradisionil masih diyakini dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit, terutama bagi orang2 yang tinggal di pedesaan. Sebab alam pedesaan masih memungkinkan terdapat banyak sekali tanaman yang berkhasiat sebagai obat/jamu.
Pada dewasa ini, karena besarnya perhatian masyarakat pada pengobatan tradisionil, maka mereka yang hidup di kota2 besarpun kini mulai membudi dayakan tanaman obat di halaman/pekarangan mereka.
Namun demikian para pemakai obat tradisional diharapkan sabar dalam melakukan terapi, baik disaat memilih ramuan segar maupun yang dalam keadaan kering. Jangka penyembuhan obat tradisional ada yang cepat ada pula yang lambat namun pasti dan tidak merusak/tidak berefek samping secara drastis.
Selain ramuan tradisional, pijat urat yang bersumber dari Pijat Refleksi juga makin digemari masyarakat. Banyak orang yang mempraktekkannya karena memang terbukti kemanjurannya. Lagi pula dengan pijat urat seseorang dapat memijat dirinya sendiri.
------------------------
A. KHASIAT HERBAL / TANAMAN OBAT.
1. A D A S ( Foeniculum vulgare Mill ).
Khasiat : Menghilangkan dingin, pereda rasa nyeri sendi, menurunkan kadar asam urat tinggi. Menahan
rasa mulas, pelega perut, menambah rasa alami, mengatasi batuk dan sariawan mulut.
Bagian yang digunakan untuk obat : Buahnya yang sudah masak.
Cara Pengobatan : 3-9 gram buah adas kering direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, atau
digiling halus, disedu dengan secangkir air panas lalu diminum hangat-hangat 1-2 kali
sehari.
2. ALANG-ALANG ( Imperata cylindrica )
Khasiat :
Langganan:
Komentar (Atom)